Tampilkan postingan dengan label IBD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IBD. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Juni 2012

menumpuknya tugas

pada faktanya manusia selalu ingin menikmati hidup yang menyenangkan, ya kan? manusia mencari kebahagiaan dirinya, mencari kepuasan hatinya, yaa.. kadang dengan segala cara, kepuasan ini dicari dengan giat agar seseorang berada di dalam kondisi teratas dalam kehidupannya, teatnya merasa berada di kondisi eratas. ia tak mau berada di kondisi bawah, apa lagi terbawah, yang biasa kita kenal sebagai kondisi menderita.

manusia dan kebahagiaan itu tak bisa dipisahka, bagai kucing mengejar tikus, manusia akan berusaha terus mengejar kebahagiaan, namun ironisnya, manusia dan penderitaan pun tak dapat di jauhkan, ini bagaikan hukum sebab akibat, mereka bertiga akan terus terkait dan akan sering bertemu di banyak persimpangan hidup.

bagi saya, saat ini saya berada dalam kondisi menderita, karena saya dikejar banyak deadline dan tugas, sering saya meremehkan tugas yang memang rasanya mudah. dan inilah awal dari penderitaan saya : merasa bahagia jika meninggalkan tugas. ya, menghabiskan waktu untuk hal atau tugas yang sulit, atau menghabiskan waktu untuk bermain, inilah yang saya lakukan. kini saya terjebakl dengan tugas dan penderitaan saya.

bagi setiap orang penderitaan pun berbeda beda, semua bergantung pada keresahan hati, bahkan menurut saya, agama adalah salah satu bentuk pelarian dari mencari kebahagiaan, mengapa? karena tidak selamanya kebahagiaan di dapat dari sebuah materi. penderitaan menjadi hal tersendiri yang spesia, berbeda dengan kebahagiaan, penderitaan justru membuat manusia belajar dan mengembangkan pikirannya.

namun kembali lagi, jika manusia terus menerus menderita, ini pun bukanlah hal baik dan malah bisa jadi justru membuat kita para manusia menyerah dan tidak belajar dari penderitaan tersebut.

Indonesia, dan sastranya.

sastra indonesia bisa dibilang sastra yang biasa biasa saja, mengapa? karena sastra di indonesia sebenarnya mengikuti pensastraan dunia, atau sastra latin. indonesia bukanlah negara yang memiliki sastra atau jati diri. indonesia hanya memiliki bahasa. namun walaupun tidak memiliki aksara indonesia, negara ini memiliki banyak aksara yang tidak dikenal dunia, seperti aksara sunda, aksara sansekerta, aksara lain yang masih terus dipelajari. walaupun aksara ini ga lagi di gunain dalam kehidupan umum namun aksara ini sangaaaat mengagumkan, karena aksara adalah hal yang sulit diciptakan.

aksara, bagi saya adalah sebuah lambang dan simbol. mudah, namun setiap simbol pasti menggambarkan sesuatu, aksara menjadi hal yang sulit ketika semua hal haarus bisa digambarkan dengan aksara, atau nantinya menjadi sastra dan berkembang lagi jadi budaya. mereka yang bisa menciptakan aksara bagi saya adalah bangsa yang hebat, seperti bangsa indonesia kuno dulu, mereka menciptakan aksara untuk menggambarkan banyak hal, mulai dari benda, kegiatan, hal abstrak, perasaan, sampai akhirnya, Tuhan pun bisa ia gambarkan dengan aksara,



aksara menjadi bagian podasi paling mengerika dalam sastra, karena aksara adal benih dari sastra, entah itu aksara khas suatu bangsa atau aksara serapan dari bangsa lain, tapi yang jelas sastra hanyalah omongkosong belaka jika tidak dikenalkan aksara terlebih dahulu.

aksara membantu kita untuk meciptakan gambaran akan setiap hal, bahkan hal berseni sekalipun, bahkan juga yang estetikanya kadang tak bisa di ungkapkan dengan aksara saja, dari sastra aksara dan estetika, akhirnya lahirlah seprti yang kita kenal sekarang sebagai puisi, sajak, dan banyak lagi.

jadi saya pikir, jika indonesia mau menjadi bangsa berbudaya dan berestetika, lebih baik hargai aksara milik sendiri dahulu sebelum mempelajari aksara negara lain. sejak kecil kita belajar bahasa indonesia, hingga SMA pun masih diujianka, namun mengapa susah sekali rasanya mendapatkan nilai bahasa indonesia dengan sempurna?

-

Minggu, 20 Mei 2012

berbicara mengenai keindahan.

keindahan itu sebenarnya adalah hal yang rumit bagi saya, keindahan itu berbicara mengenai standar kepuasan hati seseorang, setiap orang tentnya punya standar keindahan yang berbeda beda, dan tak jarang, keindahan pun dapat memiliki standar yang tak lazim. pernah saya dengar sebuah seni di negri paman sam, ada sebuah rumah dilapisi dengan keju cair, pure keju cair. jadi rumah ini seakan akan di cat dengan keju cair... ini adalah jenis keindahan yang kurang lazim, nmun jangan salah, ada pula keindahan yang extreme. seperti pembunuhan dengan alasan alasan yang tak jelas. mungkin bagi pelaku psikopat, hal seperti darah adalah keindahan bagi dirinya, maka dari itu saya katakan, keindahan itu sulit diartikan, karena berbicara mengenai standar kepuasan hati.

namun bisa kita katakan pula, keindahan adalah sebuah keadaan dimana emosi dan keinginan hati tersampaikan dan terpuaskan oleh suatu benda, gerak atau suatu hal yang bisa dilihat secara nyata atau dirasa oleh indera kita. terlepas dari memiliki nilai estetika tau tidk, keindahan tidak selalu berbicara tentang kesenian, namun tentu kesenian lahir dari keindahan.

manusia sendiri sudah mengenal keindahan sejak jaman dahulu kala, mulai dari lukisan goa, pakaian adat, hingga corak dan ornamen gedung pun memiliki nilai keindahan.namun dimasa kini nilai keindahan tidak lagi di ajrkan atau dilakukan dengan benar, sering dan kerap kali kita temukan beberapa orang yang menuangkan keinginannya akan keindahan dalam lokasi dan situasi kondisi yang benar benar tidak tepat. maka dari itu ada baiknya keindahan kita tuangkan dan kita expressikan tanpa mengganggu standar keindahan orang lain.

cinta kasih dalam diri manusia


Siapa manusia pertama yang lahir?
Entahlah, siapapun dia, kita akhirnya tahu bahwa cinta kasih sudah ada sejak dahulu. Kisah manusia selalu dikaitkan dengan asmara, hanya sedikit kisah jaman dulu yang tidak mengandung hal bertajuk: kasih. Sementok mentoknya kita paling disajikan dengan kasih sayang seorang ibu, dongeng lain sebaik baiknya menceritakan tentang perebutan seorang wanita.

Cinta kasih sulit untuk dikelompokkan dalam satu kata. Apa itu sebuah emosi? Ya, benar. Itu juga sebuah senyawa kimia. Juga sebuah gaya yang menghasilkan suatu tindaka, tak lupa juga sebuah hormon biologis, sebuah perasaan yang matematis, namun kadang tak logis. Rumit sekali untuk menggambarkan cinta kasih. Namun, sebenarnya cinta kasih adalah dirimu sendiri.

Mengapa diri kita sendiri? Kita dilahirkan dari cinta kasih orang tua kita, manusia pertama diciptakan dengan cinta kasih Tuhan, seorang yang tak punya pasangan masih bisa mengasihi seorang bocah kecil, seorang tahanan penjara pun masih bisa mengasihi seekor tikus, bahkan ada pula yang mengasihi benda mati.

Apapun itu, setiap manusia pasti memiliki satu arahan untuk mengasihi sesuatu, atau seseorang. Cinta kasih akan terus ada dalam diri manusia, karena manusia adalah cinta kasih itu sendiri dalam bentuk fisiknya, dan abstraknya.

Kamis, 05 April 2012

sepotong dimsum, Gyoza


Gyoza, gak semua orang kenal sama makannan khas yang satu ini, ini sebuah dimsum langka yang sampai saat ini hanya segelintir orang yang menguasai pembuatannya, mengapa ya gyoza ini jadi sangat langka? Salah satu yang bikin gyoza ini langka adalah bumbu khas yang diracik sangat khusus, yaitu minyak bawang, gak bisa sembarangan, saus untuk gyoza ini pun memakai takaran dan resep khas. Beruntungnya guys, disekitar gue ada 2 orang yang bisa bikin gyoza. Yaitu nenek gue, dan om gue. Gue sering membawa makanan khas ini ke teman teman gue, teman gue sendiri Cuma mengenal makanan ini sebagai dimsum.

Well, dimsum sendiri banyak jenisnya, ini merupakan salah satu bentuk budaya yang turun temurun terus diperkenalkan, seperti yang kita tahu, dimsum biasa disajikan di awal hidangan sebagai makanan pembuka, atau bahkan sebagai snack. Beberapa dimsum yang mungkin dikenal oleh masyarakat diantaranya adalah ba’pao, su’tao, lumpia, siomay, dan banyak lagi. Makanan ini seringkali menjadi icon ata menjadi makanan dengan rasa khas yang tidak ada di kota lain, namun, tetap saja ini sebenarnya merupakan makanan khas orang orang keturunan etnik tiong hoa, tetapi tetap saja, ini budaya milik indonesia.

Negri ini memiliki begitu banyak budaya, dan warisan budaya yang amat banyak, diturunkan dari leluhur, walaupun masih ada beberapa yang mulai pudar tetapi alangkah baiknya jika bisa terus kita jaga. Mengingat kembali kejadian claim budaya oleh negara lain, indonesia begitu marah dan begitu emosional dalam menanggapinya, namun setelah sekian lama, indonesia kembali jadi buta akan jatidirinya sendiri. Dan pengembangan budaya pun hanya menjadi musim sesaat dan jadi lahan bisnis bagi beberapa orang. gue hanya bisa prihatin sambil tertawa kecil. Hehehe

 Manusia selalu terikat sama yang namanya kebiasaan,, lalu kebiasaan ini lamakelamaan menjadi sebuah habit dengan adaptasi tertentu yang malah berpengaruh sama orang lai, inilah awal mula dari budaya. Yang lucunya, seringkali ada suatu budaya yang tercipta secara tidak sengaja karena hal yang tidak diinginkan.. misalkan, sebuah festival yang diadakan dalam rangka menolak bala, dan sial, awalnya terjadi karena rutinitas doa tahunan untuk mengusir roh jahat, yang dipercaya sering nampak di daerah itu, dan ternyata roh jahat itu hanyalah sekumpulan anak muda yang sering sekali mengerjai anak kecil. Ckckckc

Manusia akan selalu meninggalkan budaya, dan budaya akan selalu terikat di setiap diri manusia.