pada faktanya manusia selalu ingin menikmati hidup yang menyenangkan, ya kan? manusia mencari kebahagiaan dirinya, mencari kepuasan hatinya, yaa.. kadang dengan segala cara, kepuasan ini dicari dengan giat agar seseorang berada di dalam kondisi teratas dalam kehidupannya, teatnya merasa berada di kondisi eratas. ia tak mau berada di kondisi bawah, apa lagi terbawah, yang biasa kita kenal sebagai kondisi menderita.
manusia dan kebahagiaan itu tak bisa dipisahka, bagai kucing mengejar tikus, manusia akan berusaha terus mengejar kebahagiaan, namun ironisnya, manusia dan penderitaan pun tak dapat di jauhkan, ini bagaikan hukum sebab akibat, mereka bertiga akan terus terkait dan akan sering bertemu di banyak persimpangan hidup.
bagi saya, saat ini saya berada dalam kondisi menderita, karena saya dikejar banyak deadline dan tugas, sering saya meremehkan tugas yang memang rasanya mudah. dan inilah awal dari penderitaan saya : merasa bahagia jika meninggalkan tugas. ya, menghabiskan waktu untuk hal atau tugas yang sulit, atau menghabiskan waktu untuk bermain, inilah yang saya lakukan. kini saya terjebakl dengan tugas dan penderitaan saya.
bagi setiap orang penderitaan pun berbeda beda, semua bergantung pada keresahan hati, bahkan menurut saya, agama adalah salah satu bentuk pelarian dari mencari kebahagiaan, mengapa? karena tidak selamanya kebahagiaan di dapat dari sebuah materi. penderitaan menjadi hal tersendiri yang spesia, berbeda dengan kebahagiaan, penderitaan justru membuat manusia belajar dan mengembangkan pikirannya.
namun kembali lagi, jika manusia terus menerus menderita, ini pun bukanlah hal baik dan malah bisa jadi justru membuat kita para manusia menyerah dan tidak belajar dari penderitaan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar