Bab
1
Pendahuluan
1.1
Latar
Belakang
Dalam
kesempatan kali ini kami dari kelompok 4 akan membahas tentang “manajemen
memori”. Materi yang akan dibahas merupakan hasil dari gabungan (rangkuman)
dari seluruh materi-materi yang kami kumpulkan. Walaupun ini merupakan sebuah
tugas namun kami berharap materi ini dapat bermanfat bagi kita semua. Makalah
ini akan membahas jenis memori, fungsi manajemen memori, Pemuatan informasi ke
memori, dll. Apakah yang dimaksud dengan manajemen memori? Memori
adalah pusat dari operasi pada sistem komputer modern. Memori adalah array
besar dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil instruksi dari memory
berdasarkan nilai dari program counter.
Instruksi ini menyebabkan penambahan muatan dari dan ke alamat memori tertentu.
Instruksi eksekusi yang umum, contohnya, pertama mengambil instruksi dari
memori. Instruksi dikodekan dan mungkin
mengambil operand dari memory.
Setelah instruksi dieksekusi pada operand, hasilnya ada yang
dikirim kembali ke memory. Sebagai catatan, unit memory hanya merupakan deretan
alamat memory; tanpa tahu bagaimana membangkitkan (instruction counter, indexing,
indirection, literal address dan lainnya) atau untuk apa
(instruksi atau data). Oleh karena itu, kita dapat mengabaikan bagaimana alamat
memori dibangkitkan oleh program, yang lebih menarik bagaimana deretan alamat
memori dibangkitkan oleh program yang sedang berjalan.
1.2
Tujuan
Pembahasan
Ø
Memahami
latar belakang manajemen memori
Ø
Memahami
jenis-jenis memori
Ø
Memahami
isi dari memori dan fungsi manajemen memori
Ø
Memahami
maksud ruang alamat logika dan ruang alamat fisik
Ø
Memahami
teknik swapping atau paging pada manajemen memori
Ø
Memahami
teknik alokasi memori secara berurutan dan tak berurutan dengan menggunakan
system swaping / paging
Bab 2
Pembahasan
2.1
Materi
Memory
manager
Salah
satu bagian sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses mana yang
diletakkan pada antrian. Tanda pengenal untuk pencarian letak memori adalah
alamat, lintasan / trek, sector pada suatu disk.
Jenis Memori
1) Memori Kerja
Tugas utamanya adalah menampung pekerjaan itu pada saat
sebelum dan sesudah pekerjaan itu dilaksanakan oleh prosesor dan menampung
berbagai hal yang diperlukan prosesor, contohnya system operasi, system bahasa,
catatan.
Contoh memori kerja untuk memori tetap adalah :
Þ ROM : Read Only Memory ® memori
baca saja
Þ PROM : Programmable
ROM ® dapat diprogram
tetapi tidak dapat dihapus lagi
Þ EPROM :
Electrically PROM ® dapat diisi
melalui listrik, dan dapat dihapus
Þ EEPROM : Erasable EPROM ® dapat diisi
dan dihapus dengan listrik, maka ciri utamanya adalah isi tetap ada / tidak
mudah dihapus meskipun daya listrik computer terputus.
Contoh memori kerja untuk memori bebas
adalah :
Þ RAM : Random Access Memory ® dapat diisi dan dapat dibaca, maka ciri utamanya adalah
mengenal asas pemuktahiran yaitu dapat diisi dengan informasi terbaru dan isi
akan hilang jika catu daya padam.
Memori
kerja terdiri dari sel memori yang berisi 1 kata sandi, misalnya sistem 8
bit menggunakan 8 bit kata sandi, sistem
1 kbyte menggunakan 1024 byte kata sandi.
Cache memory: Memori
berkapasitas kecil tetapi berkecepatan tinggi, yang dipasang diantara prosesor
dan memori utama. Instruksi dan data yang sering diakses oleh prosesor
ditempatkan dalam chace sehingga dapat lebih cepat diakses oleh prosesor. Hanya
bila data atau instruksi yang diperlukan tidak tersedia dalam chacce barulah
prosesor mencarinya dalam memori utama.
2)
Memori Dukung / backing store
Contohnya : Floppy, Harddisk, CD, dll.
Untuk
mendukung memori kerja, umumnya berbentuk disk sehingga berlaku juga asas pemuktakhiran. Setiap trek dan
sektor dapat menyimpan sejumlah byte dari memori kerja. Memori kerja dicapai
melalui alamat memori dan register data memori. Dan untuk mencapai informasi di
memori dukung, isinya harus dipindahkan dulu ke memori kerja (memori dukung =
memori semu = virtual memori).
1
pindahan = 1 blok, makin kecil ukuran memori kerja, makin sering terjadi
pindahan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar