Selasa, 20 Desember 2011

Soulmate lho!

soulmate itu bisa kita artikan sebagai pasangan yang susah banget dipisah. ya kurang lebih itulah hal yang seharusnya dimiliki oleh warga negara dan negara.


"Warga negara merupakan terjemahan kata citizens (bahasa Inggris) yang mempunyai arti ; warga negara, petunjuk dari sebuah kota, sesama warga negara , sesama penduduk, orang setanah air; bawahan atau kaula
Warga mengandung arti peserta, anggota atau warga dari suatu organisasi atau perkumpulan. Warga negara artinya warga atau anggota dari organisasi yg bernama  negara."
seperti pengertian diatas, maka dalam sebuah organisasi, warga negara wajib berkontribusi dan harus bisa beranggung jawab atas perannya dalam negara
memberikan timpal balik pun adalah hal yang harus dilakukan negara agar warganya memiliki rasa cinta negara, dan solidaritas tinggi. oleh dari  itu maka negara pun harus mengakui warganya, hal ini tertulis pada UU no. 12 tahun 2006
yang berisi: 
  • setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/atau berdasarkan perjanjian Pemerintah Republik Indonesia dengan negara lain sebelum Undang-undang ini berlaku sudah menjadi Warga Negara Indonesia
  • anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia
  • anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Indonesia dan ibu warga negara asing
  • anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga negara asing dan ibu Warga Negara Indonesia
  • anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia, tetapi ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut
  • anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 (tiga ratus) hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya Warga Negara Indonesia
  • anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia
  • anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah Warga Negara Indonesia sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin
  • anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya
  • anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui
  • anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak mempunyai kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya
  • anak yang dilahirkan di luar wilayah negara Republik Indonesia dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan
  • anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah dan ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.


  • maka dari itu warga negara dan negaranya harus memiliki sebuah hubungan yang bagaikan soulmate. saling timpal balik dan ada dalam suatu keharmonisan.

    yo, just it, thanks

    source:

    Senin, 19 Desember 2011

    "ada Obat kangen yang murah mas?"

    hahahaha, sebenernya judul diatas cuma pikiran yang iseng lewat aja, itu mungkit kalimat yang lucu jika memang ada orang yang sedang hujan hujan masuk ke tenda sidomuncul dan nanya ke abang abang yang jualan.

    tapi saya memang kangen. lagi kangen sama masa SMA, dulu pas SMA saya benar benar sibuk dengan organisasi siswa.kadang sampe lupa makan, positifnya : saya jadi kurus. paling positifnya: jadi bisa deketin banyak cewe . bercanda...

    sekarang saya sangat sangat kangen sama masa masa saya ber-organisasi. dari organisasi ini saya banyak belajar mengenai keseriusan dan tanggung jawab dalam mengemban jabatan, mungkin di banding dengan angkatan lain ketika saya menjabat, saya kurang bisa menunjukkan hasil maksimal, tapi teman teman yang berada disekitar saya tetap terus mensupport saya, saya bangga menjadi salah satu dari mereka.

    yap, setelah saya sempat berada di organisasi pemuda seperti itu, walaupun hanya selama 2 tahun menjabat, ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dalam mengikuti organisasi. selain jadi kurus dan bisa deketin cewe, beberapa diantaranya adalah:

    1. menambah relasi
    2. belajar bersosialisasi dengan berbagai orang dan karakter
    3. melatih diri dalam menerima suatu tugas pekerjaan ketika bekerja dalam suatu event.
    4. mendapatkan pengalaman bekerja sama dengan individu lain.
    5. memberikan pengalaman mengenai cara yang benar bertata  bahasa dalam mengajukan pendapat.
    selain diatas itu mungkinada beberapa manfaat lain yang bisa anda rasakan dan dapatkan jika bergabung dalam sebuah organisasi kesiswaan. manfaat yang paling konkret adalah, saya sempat mendapatkan tawaran pekerjaan dari relasi saya di organisasi. bukankah ini hal yang baik ketika kita membutuhkan suatu info dan relasi menyediakannya?

    ya organisasi yang saya nikmati hari ini bukanlah hal yang muncul begitu saja. saya ga akan bahas tentang sejarah kebangkitan pemuda, itu sangat kurang bisa diingat di luar kepala, tapi yang harus kita miliki dan kita tahu diluar kepala adalah semangat yang para pemuda dahulu miliki, semangat persatuan dan senasib. dulu saya benar benar bersyukur punya partner yang senasib dengan saya, sehingga pekerjaan kami lancar sekali. kami punya visi misi yang sama, dan kami saling menghargai apa yang menjadi keburukan kami. sifat ini sangat mempengaruhi suatu solidaritas organisasi, sudah lewat 100 tahun sejak organisasi resmi pertama indonesia didirikan. dan sudah selama 100 tahun pula pemuda di suguhkan dengan berbagai macam organisasi di indonesia.

    seringkali pemikiran pemuda saat ini mengenai organisasi sangatlah kaku. mereka hanya berpikir bahwa pekerjaan yang dikerjakan para organisator hanyalah duduk rapat dan melakukan hal hal yang kurang luwes . mereka banyak yang salah paham , terutama dengan pemikiran bahwa organisator seringkail di perbudak ya tentu saya akui organisasi tidak bermain jauh dengan bisnis. tapi organisasi bukan tempat bisnis, melainkan tempat melatih kemampuan kita berbisnis, mereka yang seringkali terlihat kurang kerjaan membela belakan waktu dan finansial demi organisasi pasti punya hal penting juga di organisasi itu yang mereka tebus, inilah menyenangkannya organisasi, ternyata tanpa disadari pada akhirnya kita akan mencintai organisasi yang kita tempati, organisasi paling sederhana yang bisa saya gambarkan adalah, organisasi kelas di sekolah.

    dalam masyarakat sendiripun tak sedikit organisasi yang mengubah masyarakat, seperti organisasi HAM. atau pecinta lingkungan, tak lupa organisasi pemuda karang taruna, tentu organisasi ini pastinya banyak memberikan perubahan di indonesia. 

    dibutuhkannya pemuda untuk memperbaharui organisasi dan meneruskan kelangsungan hidup organisasi tersebut memang menjadi hal yang penting. maka dari itu, kita harus mengerti bahawa perubahan paling awal terjadi oleh pemuda. dan banyak dari pemuda itu melakukan perubahan melalui organisasi. organisasi apa yang paling mengubah indonesia? menurut saya, PMI, mengapa? PMI bukan hanya merubah masyarakat, tetapi menolong hingga ke nyawa nyawa itu, inilah perubahan yang kadang tak dilihat mata.

    namun kesalahan kesalahan paham juga sering dialami oleh organisasi pemuda. mereka memiliki ujuan yang baik, ideologi yang satu, namun sayangnya tindakan yang mereka lakukan sering kali anarkis dan judtru memberi contoh buruk bagi generasi dibawahnya, maka dari itu dalam organisasi kita juga dituntut untuk mengambil keputusan secara bersama, bijak dan tak lupa dalam kondisi kepala dingin.

    semua yang saya tulis kebanyakan hanyalah apa yang saya terima melalui pengalman saya. pengalaman saya berorganisasi selama 2 tahun, menjabat suatu kursi yang sederhana, mengawasi, menyeleksi, dan bekerja sama dengan OSIS untuk mengembangkan sekolah kami.

    mungkin sekian dari saya, terimakasih banyak.



    MarKitCecer! (mari kita cerita-cerita)

    test test, one two three.

    hai semua? jadi apa kabarnya semua? saya sedang flu saat ini.  tapi beruntung ya, orang tua selalu mengingatkan buat minum obat. life's gonna hard and hurt for heart without them, yaa inilah keluara : saling menjaga.

    gue suka banget sama cerita keluarga cemara, menurut gue, walaupun itu sinetron jaman dulu, dan mutu gambarnya kalah sama keadaan teknologi saat ini, buat gue itu ga masalah. kita lihat film film yang ada saat ini, betul betul mengajarkan lingkungan hidup yang munurut gue kurang baik. kita perhatikan dialognya deh, ga ada contohnya saat ini, tapi dialog dialog dalam keluardga di sinetron indonesia belakangan ini tidak berbobot dan tidak bermutu. selain itu, ada hal yang fatal erjadi sejak kurang lebih 6 tahun yang lalu. apa itu? (dari pandangan saya) sejak beberapa tahun silam sinetron indonesia mulai memberikan sinetron percintaan yang konfliknya cukup pelik, dan cukup bikin tegang. namun sayangnya konfliknya makin ke depan makin itu itu aja. misal: ga direstui sama orang tua untuk punya hubungan khusus, akhirnya kawin lari deh.di lain cerita, ada juga yang sampe ngotot dan melawan orang tua, tak lupa ada versi ibu dan saudara tiri menyiksa tokoh utama, ada juga ibu atau ayah yang membentak anaknya. lbih lebih lagi, film mulai memeberikan saran "cara ngambek yang sempurna" bagi anak. ini cukup memprihatinkan, namun solusi saya baru sedikit, setidaknya tolong berikan perilaku dan penanaman karakter yang bijak dalam suatu peran anak dalam keluarga, seperti cerita jaman dahulu "keluarga cemara". yah, tak bisa banyak bicara, karena pangsa pasar dalam dunia perfilman memang ada padakonflik konflik datas. hanya saja resikonya ya tentu membentuk sikap dan paradigma yang kurang tepat bagi anak anak yang ternyata tak siap melihat adegan tersebut.

    nah, keluarga itu dalam sosiologi berarti suatu kerabat kandung terdekat, yang merupakan awal dari sosialisasi. dalam arti umumnya keluarga itu artinya sekumpulan orang yang memiliki hubungan darah yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. dalam lingkup yang besar dapat juga disertakan nenek dan saudara saudara dari orang tua. seperti yang disebutkan dalam sisi sosiologi tadi, keluarga merupakan tempat paling awal buat bersosialisasi, contoh paling umum adalah antara ibu dan anaknya yang baru lahir.

    keluarga merupakan tempat terbaik untuk membentuk karakter seseorang, nah untuk membentuk seseorang menjadi hal yang diinginkan tentunya dibutuhkan lingkungan yang tepat atau ideal, dalam hal ini keluarga yang ideal. keluarga ideal sendiri membahas 2 aspek yang saling terkait, yaitu fisik keluarga dan psikis

    gue punya seorang ayah yang setiap harinya bekerja, kecuali hari raya besar, hari minggu sendiri ayah tetap bekerja. ibu adalah seorang ibu rumah tangga yang seringkali lebih banya membantu ayah daripada dirumah itu sendiri. dan gue anaknya, dan gue... uuuh, ganteng. kata ibu 18 tahun yang lalu.

    itu tadi formasi paling sederhana sebuah bentuk fisik keluarga, setidaknya sebuah keluarga harus terdiri dari ayah-dan ibu. yang tentunya terikat secara sah. namun seringkali ada keluarga yang memiliki fisik yang tidak lengkap. namun itu bukanlah suatu masalah besar, karena sebuah keluarga tak akan jadi keluarga jika anya memiliki fisik lengkap. faktor lain yang membuat sekelompok orang menjadi keluarga tentunya adalah : -ehem- cinta. ya, tentu dasar dari keluarga sekecil apapun adalah cinta, mulai dari kedua orang tua, hingga dari orangtua dan anak, juga sebaliknya, suau ikatan darah tanpa ikatan bati belum bisa dikatakan sebagai keluarga ideal.

    umumnya keluarga yang ideal (di indonesia) adalah keluarga yang secara fisik terdiri dari : ayah, ibu, dan 2 anak. 2 anak sudah cukup kok, mari kita dukung program keluarga berencana. decara psikis sendiri harus ada keharmonisan dari setiap anggota keluarga. kembali kedasarnya, yaitu cinta kasih. keluarga yang tidak memiliki fisik yang ideal pun dapat dilengkapi asalkan psikisnya baik, misal, mengangkat seorang anak, mendapatkan ayah tiri atau anggota keluarga tiri. itu bukan lah suatu bentuk kekurangan, melainkan sebuah usaha untuk membentuk keluarga tersebut memiliki fisik yang ideal kembali, namun kembali ke awal, segalanya harus di landasi oleh perasaan cinta satu sama lain.

    peran orang tua sendiri sudah gue berikan contohnya di 3 paragrah keatas. tetapi secara pastinya bila dijelaskan, keluarga memiliki sebuah inti, yaitu orang tua, dan anak. peranan orang tua paling awal adalah menjaga kelangsungan keluarga tersebut, seperti menyediakan sandang pangan papan.ayah umumnya bekerja dan menjadi kepala keluarga, dimana ia dituntut menjadi bijak dalam menentukan langkah keluarganya. ibu sendiri dapat berkarir, namun di negara ini sering kali tugas ibu adalah menjaga keberadaan anak, juga mengasuhnya, tugas lain seorang ibu adalah membantu suaminya untuk mengambill suatu keputusan. selain itu peran orang tua adalah tempat paling awal bagi anak untuk me-sosialisasikan dunia.

    anak, gue sebagai anak tidak bisa banyak berbicara, karena ini bisa jadi sebuah tuntutan dari pada sebuah pendapat pemikiran.namun memang peranan seorang anak adalah mengindahkan suatu keluarga, dengan cara paling sederhana adalah menghormati orang tuanya dan pay attention untuk setiap apa yang diinginkan orang tuanya. peranan lain anak yang terlihat bagi saya adalah: meneruskan kekeluargaan yang ia miliki dengan menjadi orang tua.

    yaa nantinya gue tentunya mau jadi orang tua juga, hahaha

    soal kemasyarakatan sendiri, tentu ada baiknya setiap anggota keluarga memiliki sosialisasi yang baik, sehingga satu keluarga dapat mengenal juga keluarga lain. terkadang hal ini dapat menjadi langkah untuk memperbaiki fisik keluarga yang tidak utuh.

    yaah, bagi gue seperti apa yang gue daet di "keluarga cemara", sebuah keluarga lebih bernilai pada bentuk psikisnya, karena hal itu akan membentuk karakter setiap individu di dalam keluarga tersebut.

    mungkinsekian saja ya kawan, thanks and get happy with your little family guys. they're precious.

    Kamis, 15 Desember 2011

    Sudahkah anda menyapa tetangga anda? yuk mari...

    Hai blogs ! lama tidak posting ya, biasalah, sibuuk kakaa....
    beberapa waktu ini jarang banget maen di lingkungan rumah sendiri, gara gara bangun bangun kekampus, pulang kampus numpang ngerjai laporan di kost temen, pas sampe di rumah udah malem dan komplek (uhuk, kompleeek) udah sepi.

    komplek kecil yang jadi tempat tinggal gue selama "kurang lebih" 7 tahun ini cukup menyenangkan, suasananya masih hijau dan kurang terjamah polusi, well, there's many big trees here, until 2 years ago.2 tahun yang lalu komplek ini masih di penuhi dengan pohon pohon. terutama blok depan.. tapi penduduk disini mulai bertambah 2 tahun belakangan ini, taman pohon karet sudah diubh menjadi rumah royal terluas sekomplek ini. kebun singkong di blok sebelah udah jadi perumahan kecil berjudul "cyber town house" kebun didepan rumah pun sudah jadi rumah minimalis modern bergaya bali.

    tapi memang ga banyak perubahan buat iklim, meskipun penduduk yang berarti orang orang yang menempati suatu daerah di tempat ini bertambah, iklim di daerah ini masih sejuk di pagi hari. kadang masih sempet ada kabut di pagi atau di sore hari setelah maghrib dan hujan. Didekat rumah ada sebuah sekolah negri yang ramai, ini juga mengundang hiruk pikuk lingkungan, walaupun kendaraan tidak bermain dan berlalu-lalang di blok gue, tapi justru anak anak SD ini memanfaatkan jalanan kopsong blok gue buat main bola. salah satunya ade gue sendiri.

    Add caption


    nah masyarakat daerah sekolah ini suka bikin marching band di lapangan dekat rumah, kadang juga ada perayaan yang menyenangkan. dalam perayaan ini sering banget banyak pedagang makanan anak anak yang gue kangenin, ini menggiurkan lho, ketika kenangan mampir dan makanan ada di depan mata apa lagi yang di tunggu selain pesen makanan masa kecil yang dirindukan itu banyak banyak. saat itu gue resmi jadi masyarakat SD. masyarakat itu adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan sama dalam suatu lingkup lingkungan yang besar guys, nah tujuan gue adalah jajan.

    budaya atau lebih akraab dengan arti kebiasaan yang mengakar bagi kita mungkin adalah cara tepat untuk menggambarkan kebiasaan di lingkungan ini. saya mengkategorikan kebudayaan ini sebagai kebudayaan betawi modern, tapi gak juga sih, bingung banget, soalnya gue ga tau nasi uduk itu makanan khas mana, . tapi yang pasti setiap pagi orang di komplek gue minilmal 78% dari penhuni komplek akan menyempatkan untuk beli nasi uduk yang di jajakan di 5 titik berbeda di komplek kami, sesuai dengan jarak terdekat masing masing rumah. yang ada dibayangan gue adalah kami seperti orang betawi yang pagi harinya makan nasi uduk pake gorengan dan minum teh hangat manis buatan ibu rumah tangga di rumah masing masing, sosialisasi sendiri sering terjadi dan paling banyak terjadi di warung penjaja nai uduk ini.

    tapi berbeda dengan budaya betawi, maknaya saya bingung ini budaya apa. di komplek ini jarang banget ibu ibunya keluar rumah buat ngobrol, seperti di film film betawi... tapi sosialisasi sering ada di arisan kok. biasalah ibu ibu...

    lalu asinan! banyakl banget yang jualan asinan disini, dan ondel ondel! banyak banget pengamen ondel ondel!. tapi yang pasti bikin ini agak budaya betawi adalah bahasa yang kami gunakan, sangat betawi sekali. bahasa adalah satu satunya yang sangat mirip dengan budaya betawi, di daerah ini berteriak teriak kadang bukanlah hal yang aneh. kecuali teriaknya malam hari.

    karakter masyarakat disini pun bukan masyarakat yang kaku dan tidak peduli satu sama lain, karakter orang orang disini menyenangkan, apalagi habis liburan, pasti tuker tukeran makanan khas, mueheuhahehuaheahaeuhahue. ga jarang ada undangan dari blok yang ada diujung, barpun  jauh, kami saling kenal. well gue inget punya temen sebaya di komplek ini yang namanya bintang mohammad, orangnya emosian tapi bijak kok. dan kurang lebih kalo kalian kenal sama satu keluarga di komplek ini, pasti bisa kenal juga sama keluarga lain, karena eh karena kalo di telusuri lebih jauh ternyata penghuni komplek ini hanya 8 keluarga, nanti anaknya bikin rumah, sepupunya pindah kesebelah, cucunya bikin rumah juga, jadi kalo kenal satu bisa langsung kenal semua.

    tetangga gue baru aja pindah ke sumatera, padahal bisanya mereka ngasih 4 makanan tiap tahunnya, sayang ya... selain itu anak rumah sebelah ini bernama hanif, dia itu suka banget ngikutin trend yang ada. mulai dari pakaian ampe minuman --" .

    kenapa jadi ngomongin orang? yaa blog ini memang buat tugas, tapi ga mesti kaku ka? kekakuan indonesia didepan umum adalah salah satu hal yang menghambat pemerintah bersosialisasi dengan masyarakat. ini gue sebut dengan budaya kakuanbegini,bukan bukan, bukan papua nigini, emang mirip tapi bukan. saya telah melakukan beberapa pengamatan terhadap media paling sederhana pemerintah, apa itu ? iklan! ya iklan, siapapun yang  baca ini harap perbaiki sistem periklanan indonesia, masa iklan pemerintah kalah dengan iklan popok bayi? mana derajatnyaaaa? bayarlah artis sesuai tarif, jangan lupa bayar design grafiser dengan uang pas, jangan nyicil, apalagi hutang. inilah budaya jelek indonesia. satu lagi. ayolah ga ada peraturan yang bilang tampil formal itu kemeja --" kenapa kalo muncul di iklan tivi para mentri itu kaku sekali? jaga wibawa boleh, tetapi senyum mengajak itu lebih baik! sudah kah indonesia menyapa periklanan pemerintah negri tetangga?

    gue melihat banyak positive side di lingkungan ini. solidaritas memberikan posisi terbaik bagi komplek kecil ini. untuk hal negative, tentunya jarang bersosialisasi kecuali ada acara lingkungan ga baik juga, minimal berhubunganlah dengan tetangga sebelah. karena saat ada apa apa tentunya si tetangga adalah sumber bantuan pertama yang harus dicoba.

    well, maybe sampe sini aja ya? sudah habis nih kata katanya, tangan juga mulai cape. inspirasi pun  mandet...
    oia, mau muji iklan pemerintah indonesia yang belakangan ini sudah mulai atraktif. good job, keep moving indonesia !

    sudahkah anda menyapa lingkungan anda?